
Di era modern seperti saat ini, semakin banyak orang yang peduli akan kesehatan mental, tidak kalah dengan kesehatan fisik. Menurut catatan Kementerian Kesehatan RI, terdapat 20% penduduk Indonesia yang mengalami masalah gangguan kejiwaan. Oleh karena itu, kesehatan mental penting untuk diperhatikan.
Kesehatan mental berperan penting dalam produktivitas karyawan. Ketika dalam kondisi baik, karyawan akan lebih produktif dan loyal dalam bekerja. Sebaliknya, ketika kesehatan mental tidak baik, karyawan akan lebih mudah burnout, penurunan produktivitas, dan masalah dalam hubungan interpersonal.
Jenis Gangguan Kesehatan Mental di Tempat Kerja
1. Anxiety / Kecemasan
Saat seorang karyawan mudah merasa cemas berlebihan atas hal kecil, takut melakukan kesalahan, atau sulit bersosialisasi dengan rekan kerja, ada kemungkinan karyawan tersebut mengalami anxiety. Gangguan ini merupakan gejala akibat kecemasan yang tinggi.
2. Depresi
Ketika seorang karyawan mendapati lingkungan kerja yang toksik, kurang mendapatkan dukungan sosial, dan beban kerja yang tidak realistis, akan memicu karyawan tersebut mengalami depresi. Depresi yang dialami biasanya berpengaruh terhadap hilangnya minat pada pekerjaan, kesedihan mendalam, sulit konsentrasi, hingga kelelahan ekstrem.
3. Stres dalam Bekerja
Ketika karyawan mendapatkan tuntutan pekerjaan yang berlebihan, akan membuat pikiran menjadi stres. Stres kronis dapat mengganggu aktivitas, karena menyebabkan kelelahan, sulit tidur, sakit kepala, hingga masalah pencernaan.
4. Burnout dalam Bekerja
Berbeda dengan stres, burnout adalah langkah selanjutnya setelah mengalami stres kronis. Ketika seorang karyawan mengalami burnout, biasanya akan merasakan kelelahan fisik, emosional, dan mental yang parah. Dalam pekerjaan, ketika burnout akan mengalami penurunan kinerja.
5. Panic Attack
Serangan panik di tempat kerja cukup banyak terjadi. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya tekanan pekerjaan yang membuat seorang karyawan merasakan kepanikan hebat. Gejala panic attack adalah rasa takut yang intens, sesak napas, detak jantung tidak teratur, dan nyeri dada.
Alasan Kesehatan Mental Penting untuk Diperhatikan
Kesehatan mental sudah umum dibahas di lingkungan pekerjaan. Jika sebelumnya employee benefit hanya sebatas kesehatan fisik saja, saat ini kesehatan mental menjadi salah satu yang penting diperhatikan. Berikut ini alasan mengapa perusahaan harus peduli akan kesehatan mental karyawan.
1. Memelihara Produktivitas
Kesehatan mental sangat berpengaruh terhadap produktivitas karyawan. Kondisi emosional yang stabil berdampak pada konsentrasi, kemampuan mengambil keputusan, kreativitas, dan ketahanan dalam menghadapi tekanan. Jika kesehatan mental terjaga, maka produktivitas akan terjaga.
2. Mencegah Burnout
Menjaga kesehatan mental dapat mencegah karyawan dari burnout. Sementara, burnout dapat menyebabkan penurunan motivasi secara drastis, gangguan kesehatan fisik, hingga turnover karyawan yang cukup tinggi. Kesehatan mental yang baik akan mencegah karyawan dari burnout.
3. Menjaga Hubungan Sosial
Kesehatan mental yang baik dapat membantu karyawan untuk komunikasi yang baik, mengelola konflik secara dewasa, membangun empati antar rekan kerja, dan menjaga hubungan kerja yang sehat.
4. Mencegah Risiko Gangguan Kesehatan Fisik
Gangguan kesehatan mental berkaitan dengan kesehatan fisik. Apabila kesehatan mental terganggu, maka rentan bagi tubuh mengalami gangguan kesehatan fisik. Oleh karena itu, karyawan harus menjaga kesehatan mental untuk mencegah risiko gangguan kesehatan fisik.
5. Meningkatkan Loyalitas Karyawan
Karyawan dengan kesehatan mental yang baik, akan merasa didukung secara emosional. Hal ini berpengaruh terhadap loyalitas karyawan di tempat kerja. Karyawan yang loyal terhadap perusahaan akan meningkatkan keuntungan bagi perusahaan.
6. Menciptakan Budaya Kerja Sehat
Perusahaan dengan karyawan yang memiliki kesehatan mental baik, akan menciptakan budaya kerja yang sehat. Hal ini dikarenakan karyawan tidak takut mencari bantuan, masalah dalam pekerjaan dapat diidentifikasi dari awal, dan budaya kerja menjadi suportif.
Perusahaan yang peduli akan kesehatan mental karyawannya saat ini sangat dibutuhkan oleh karyawan. Pencegahan gangguan kesehatan mental dapat dimulai dari hal kecil. Berikan yang terbaik untuk karyawan untuk meningkatkan loyalitas dalam bekerja!
