
Siapa yang nggak nunggu-nunggu jam istirahat saat bekerja?
Jam istirahat dan makan siang sering terasa seperti oasis di tengah padatnya rutinitas harian di kantor. Ada yang memanfaatkan waktu ini untuk makan sambil scroll media sosial, membeli camilan atau minuman favorit, atau bahkan tidur sebentar sebelum kembali bekerja.
Tapi siapa sangka, di balik momen self-reward untuk reset diri sejenak ini, ada kebiasaan kecil yang kalau dilakukan terus-menerus justru bisa memengaruhi kesehatan karyawan dalam jangka panjang.
Dari lima kebiasaan berikut, mana yang masih sering kamu lakukan?
1. Terlalu Lama Menatap Layar
Nonton film dan video di platform online, ataupun sekadar scrolling media sosial yang sempat tertunda setelah berjam-jam bekerja di depan laptop, memang rasanya sudah menjadi rutinitas harian yang paling pas untuk dilanjutkan saat jam istirahat.
Padahal, aktivitas menonton dan terus melihat layar tidak hanya membuat mata menjadi lebih lelah dan kering, namun otak juga tetap diajak bekerja untuk menerima dan menyaring informasi dari apa yang dilihat. Dan waktu istirahat ini, bisa membuat mata dan otak justru masih terus bekerja dan overwhelmed saat kembali melanjutkan pekerjaan.
Coba ubah kebiasaan buruk kecil ini dengan memanfaatkan jam istirahat untuk menjauh sejenak dari layar. Jalan kaki sebentar keluar atau sekadar mengitari kantor, makan tanpa gadget, atau manfaatkan waktu ini untuk mengobrol dengan rekan kerja.
Kamu juga bisa menerapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek berjarak sekitar 6 meter selama 20 detik.
2. Kurang Memperhatikan Asupan Gizi Makanan
Makan siang sudah selesai, tapi rasanya kurang kalau belum jajan.
Keinginan untuk membeli camilan manis atau gurih bisa muncul, terutama saat sedang bosan atau merasa lelah karena pekerjaan. Sesekali tidak akan menjadi masalah kalau tidak berubah menjadi rutinitas harian.
Kalau makan siang yang dikonsumsi masih kurang mengandung protein dan serat, tubuh pun bisa lebih cepat terasa lapar kembali. Ditambah kebiasaan membeli makanan atau minuman tinggi gula, garam, atau rendah gizi, asupan makanan sehari-hari pun bisa menjadi kurang seimbang.
Coba ubah kebiasaan buruk kecil ini dengan memilih menu makan siang yang lebih seimbang. Pastikan ada sumber protein, serat, dan makanan yang cukup untuk memberikan energi selama bekerja.
Kalau ingin ngemil, kamu bisa menyiapkan alternatif seperti buah potong, yogurt, kacang-kacangan, atau camilan dengan kandungan protein dan serat yang cukup.
3. Makan Terlalu Buru-Buru
Jam istirahat yang terasa singkat sering membuat makan siang dilakukan dengan terburu-buru. Makan asal cepat selesai tanpa benar-benar menikmati makanan atau mengunyahnya dengan benar.
Padahal, makan terlalu cepat dapat membuat tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk merespons rasa kenyang dengan optimal. Kamu juga berpotensi makan lebih banyak dari yang dibutuhkan tanpa benar-benar menyadarinya.
Selain itu, makanan yang tidak dikunyah dengan baik dapat membuat perut terasa kurang nyaman atau begah setelah makan.
Coba ubah kebiasaan buruk kecil ini dengan meluangkan sekitar 15–20 menit untuk menikmati makan siang dengan tempo yang lebih tenang. Cukup kurangi kebiasaan makan sambil terburu-buru dan kunyah makanan dengan lebih perlahan. Nggak perlu terlalu lama, yang penting beri tubuh waktu untuk benar-benar menikmati waktu makan.
4. Kurang Minum Air Putih
Setelah setengah hari bekerja, membeli kopi atau minuman manis sering menjadi solusi yang paling mudah untuk mendapatkan energi secara instan. Apalagi, rasanya yang bikin nagih memang bisa jadi self-reward di tengah hari kerja.
Namun, konsumsi gula berlebih bisa membuat energi terasa naik dengan cepat dan kemudian kembali menurun dalam waktu singkat. Sementara itu, terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein juga bisa membuat tubuh semakin terbiasa mengandalkan kafein untuk tetap merasa segar.
Coba ubah kebiasaan buruk kecil ini dengan memastikan air putih tetap menjadi minuman utama sepanjang hari. Biar nggak terasa membosankan, kamu bisa menambahkan es batu agar lebih segar atau bisa sesekali mengonsumsi infused water.
Membawa botol minum sendiri ke kantor bisa menjadi cara sederhana untuk mengingatkan diri agar minum secara rutin. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati minuman favorit tanpa melupakan kebutuhan cairan tubuh.
5. Tidur Siang Berlebihan
Power nap bisa menjadi salah satu cara untuk mengembalikan energi di tengah hari. Tidur sebentar saat jam istirahat bahkan dapat membantu tubuh terasa lebih segar sebelum kembali bekerja.
Namun, tidur siang yang terlalu lama justru bisa memberikan efek sebaliknya. Tubuh bisa terasa semakin lemas, kepala terasa berat, dan membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali fokus.
Ketika tubuh sudah masuk ke fase tidur yang lebih dalam, bangun secara tiba-tiba bisa membuat aktivitas berikutnya terasa lebih sulit dengan emosi yang kurang stabil.
Coba ubah kebiasaan buruk kecil ini dengan membatasi durasi power nap sekitar 10–20 menit. Pasang alarm agar tidak keterusan dan pilih posisi yang cukup nyaman untuk beristirahat tanpa membuatmu merasa terlalu sulit untuk bangun.
Yuk, mulai bangun kebiasaan sehat sekecil apa pun itu, dengan mengubah rutinitas harian menjadi lebih baik. Bisa dimulai dari rutinitas jam istirahat di kantor hari ini!
Karena tubuh yang sehat dan pikiran yang segar dimulai dari diri sendiri, sekecil apa pun langkahnya, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten bisa bikin harimu di kantor jadi lebih nyaman dan produktif.
